Trans Studio, Wisata Bandung Yang “Tak Biasa”.

Source: YouTube
Bila mendengar atau merencanakan berlibur ke kota Bandung yang terlintas adalah wisata ke pegunungan, jalan-jalan ke mall, atau hanya sekedar nongkrong dan wisata kuliner. Tapi, pada tahun 2011 kemarin di Bandung telah dibuka One of the biggest indoor theme parks in the world bernama Trans Studio Bandung. Yap, ini semacam yang di Makassar juga. Sekarang gak perlu lagi ke Makassar buat nikmatin theme park paling besar ini, wisata Bandung sudah semakin lengkap dengan dibukanya Trans Studio Bandung.
Harga tiket masuk untuk menikmati berbagai wahana ini pada weekday Rp.150.000 dan weekend Rp.250.000. Harga tiket tersebut semacam tiket terusan, kita bisa berulang-ulang memainkan wahana yang ada di dalam, kalau dihitung dengan banyaknya wahana, harga segitu bisa sangat murah, apalagi kita bisa berulang-ulang naik wahana.
 Lokasi Trans Studio bandung strategis banget, terletak di tengah-tengah kota Bandung tepatnya di Kawasan Terpadu Trans Studio Bandung, Jl. Gatot Subroto 289, Bandung 40273. Akses yang mudah membuat Trans Studio Bandung semakin menarik, apalagi kota Bandung sudah dimudahkan dengan adanya Tol Cipularang, kalau dari Jakarta tinggal beberapa jam saja buat wisata ke Bandung.
Wahana yang tersedia disini ada bermacam-macam, dari tiga kategori yang sangat menarik yaitu The Lost City, Magic Corner dan Studio Central. Wahana tersebut adalah Vertigo, Trans Car Racing, Giant Swing, Sibolang the Rides, Trans Broadcast Museum, Science Center, Trans City Theatre, Dunia Anak, Sky Pirates, Jelajah the Rides, Kong Climb, Pulau Liliput, Negeri Raksasa, Dunia Lain, Captain Blackheart Pirate Ship, Dragon Riders dan yang paling spektakuler adalah Yamaha Racing Coaster.
Yamaha Racing Coaster ini adalah Roller Coaster paling extreme yang ada di Trans Studio Bandung, wahana dengan durasi 30 detik dan akan di lempar ke-ketinggian 35 Meter dengan Kecepatan lebih dari 100KM/ Jam. Jadi, kalau ke Trans Studio Bandung nggak coba Yamaha Racing Coaster bakalan nyesel banget.
Oya, selain wahana yang banyak saya sebutkan, ada beberapa main show / pagelaran yang bisa kita tonton setiap harinya. Ada Kabayan Goes to Hollywood, Legenda Putra Mahkota, Special Effect Action Show, Petualangan si Bolang & Zoo crew, the New Parade and Laser show juga Trans studio big band. Pagelaran ini diadain setiap hari satu kali aja.
Di dalam Trans Studio Bandung bisa saya katakan lengkap, kalau kelaperan saat main disana, berbagai makanan dan minuman tersedia. Mulai dari Coffee Bean and Tea Leaf, Baskin Robbins, Corvette Diner, Studio Kuring, Studio Mie, Warung Iga, Studio Bento dan Studio Chicks.
Kawasan Terpadu Trans Studio Bandung bisa saya bilang kawasan yang lengkap untuk wisata Bandung, semua hiburan untuk jalan-jalan ada disini. Sebagai pelengkap Trans Studio Bandung, terdapat Trans Studio Mall, Mall lengkap dengan lebih dari 250 store dan terdapat juga Department Store kelas internasional seperti Metro Department Store. Lengkap bukan Kawasan Terpadu Trans Studio Bandung ini?
Oya selain terdapat Trans Studio Mall, disana terdapat juga hotel kelas internasional seperti The Trans Luxury Hotel dan Hotel Ibis Bandung. Berbagai konser dan event besar sering dilakukan disana, beruntung banget kalau ke Bandung, jalan-jalan di Trans Studio Bandung pas sekalian ada konser di The Trans Luxury Hotel, sambil menyelam minum air. 😀
Untuk wisata Bandung saat ini, tidak ada salahnya untuk mencoba berbagai wahana spektakuler di Trans Studio Bandung, berlibur beberapa hari saat weekend tidak ada salahnya, hari pertama bisa mencoba berbagai wahana di Trans Studio Bandung, menginap di The Trans Luxury Hotel atau Hotel Ibis Bandung hari esoknya bisa sekedar belanja atau ngopi-ngopi di Trans Studio Mall. Semua bisa dilakukan tanpa bermacet-macet ria karena semua ada di Kawasan Terpadu Trans Studio Bandung.

Trans Studio, Wisata Bandung Yang “Tak Biasa”.

Bila mendengar atau merencanakan berlibur ke kota Bandung yang terlintas adalah wisata ke pegunungan, jalan-jalan ke mall, atau hanya sekedar nongkrong dan wisata kuliner. Tapi, pada tahun 2011 kemarin di Bandung telah dibuka One of the biggest indoor theme parks in the world bernama Trans Studio Bandung. Yap, ini semacam yang di Makassar juga. Sekarang gak perlu lagi ke Makassar buat nikmatin theme park paling besar ini, wisata Bandung sudah semakin lengkap dengan dibukanya Trans Studio Bandung.

Image

Harga tiket masuk untuk menikmati berbagai wahana ini pada weekday Rp.150.000 dan weekend Rp.250.000. Harga tiket tersebut semacam tiket terusan, kita bisa berulang-ulang memainkan wahana yang ada di dalam, kalau dihitung dengan banyaknya wahana, harga segitu bisa sangat murah, apalagi kita bisa berulang-ulang naik wahana.

 Lokasi Trans Studio bandung strategis banget, terletak di tengah-tengah kota Bandung tepatnya di Kawasan Terpadu Trans Studio Bandung, Jl. Gatot Subroto 289, Bandung 40273. Akses yang mudah membuat Trans Studio Bandung semakin menarik, apalagi kota Bandung sudah dimudahkan dengan adanya Tol Cipularang, kalau dari Jakarta tinggal beberapa jam saja buat wisata ke Bandung.

Image

Wahana yang tersedia disini ada bermacam-macam, dari tiga kategori yang sangat menarik yaitu The Lost City, Magic Corner dan Studio Central. Wahana tersebut adalah Vertigo, Trans Car Racing, Giant Swing, Sibolang the Rides, Trans Broadcast Museum, Science Center, Trans City Theatre, Dunia Anak, Sky Pirates, Jelajah the Rides, Kong Climb, Pulau Liliput, Negeri Raksasa, Dunia Lain, Captain Blackheart Pirate Ship, Dragon Riders dan yang paling spektakuler adalah Yamaha Racing Coaster. Yamaha Racing Coaster ini adalah Roller Coaster paling extreme yang ada di Trans Studio Bandung, wahana dengan durasi 30 detik dan akan di lempar ke-ketinggian 35 Meter dengan Kecepatan lebih dari 100KM/ Jam. Jadi, kalau ke Trans Studio Bandung nggak coba Yamaha Racing Coaster bakalan nyesel banget.

Image

Image

Oya, selain wahana yang banyak saya sebutkan, ada beberapa main show / pagelaran yang bisa kita tonton setiap harinya. Ada Kabayan Goes to Hollywood, Legenda Putra Mahkota, Special Effect Action Show, Petualangan si Bolang & Zoo crew, the New Parade and Laser show juga Trans studio big band. Pagelaran ini diadain setiap hari satu kali aja.

Image

Di dalam Trans Studio Bandung bisa saya katakan lengkap, kalau kelaperan saat main disana, berbagai makanan dan minuman tersedia. Mulai dari Coffee Bean and Tea Leaf, Baskin Robbins, Corvette Diner, Studio Kuring, Studio Mie, Warung Iga, Studio Bento dan Studio Chicks.

Kawasan Terpadu Trans Studio Bandung bisa saya bilang kawasan yang lengkap untuk wisata Bandung, semua hiburan untuk jalan-jalan ada disini. Sebagai pelengkap Trans Studio Bandung, terdapat Trans Studio Mall, Mall lengkap dengan lebih dari 250 store dan terdapat juga Department Store kelas internasional seperti Metro Department Store. Lengkap bukan Kawasan Terpadu Trans Studio Bandung ini?

Oya selain terdapat Trans Studio Mall, disana terdapat juga hotel kelas internasional seperti The Trans Luxury Hotel dan Hotel Ibis Bandung. Berbagai konser dan event besar sering dilakukan disana, beruntung banget kalau ke Bandung, jalan-jalan di Trans Studio Bandung pas sekalian ada konser di The Trans Luxury Hotel, sambil menyelam minum air. 😀

Untuk wisata Bandung saat ini, tidak ada salahnya untuk mencoba berbagai wahana spektakuler di Trans Studio Bandung, berlibur beberapa hari saat weekend tidak ada salahnya, hari pertama bisa mencoba berbagai wahana di Trans Studio Bandung, menginap di The Trans Luxury Hotel atau Hotel Ibis Bandung hari esoknya bisa sekedar belanja atau ngopi-ngopi di Trans Studio Mall. Semua bisa dilakukan tanpa bermacet-macet ria karena semua ada di Kawasan Terpadu Trans Studio Bandung.

(REVIEW) Samsung Galaxy Grand Duos GT-I9082

Source: YouTube

Minggu lalu saya pergi ke pusat gadget di daerah Dago, Bandung. Kesana sih intinya memang mau ganti handphone, mau yang dual SIM, layar besar, spek lumayan dan merk gak abal-abal. Jujur saja udah males urusan dengan merk aneh-aneh, baca review after sales nya mengecewakan, meski device nya bagus. Akhirnya ditawarin sama sales Samsung Galaxy Grand Duos GT-I9082, harganya saat itu 3,99 juta.

Berbekal browsing dari GSMarena dan Kaskus akhirnya beli produk ini. Buka segel dan cek kelengkapan yang isinya ada Adaptor charger, kabel data, earphone, manual book, kartu garansi. Tanpa bonus case blablabla kaya hp lokal.  Setelah cek semua kelengkapan, IMEI, garansi akhirnya pulang dengan handphone baru.

Kesan pertama sama ini handphone : Gede, lebar, bongsor, dan plastik. Ya khas Samsung pasti. Design standart, sama kaya hp keluaran lainnya. Dirumah akhirnya test ini handphone, hasil kamera oke banget menurut saya, zero shutter lag. Speaker kencang dan jernih. RAM udah cukup mampuni untuk Jelly Bean karena 1GB, berbagai fitus khas Samsung seperti S-Voice, S-memo, motion yang seru dan pasti TouchWiz UI nya. Untuk yang demen foto-foto tanpa harus menunggu, browsing, dan primary numbernya gak bisa pakai paket data karena mahal, Samsung Galaxy Grand Duos ini cocok.

Untuk game sendiri, saya bukan gamers sejati. Yang saya coba hanya Temple Run OZ, Where’s My Water, dan Airport City, dan itu no lag sama sekali. Untuk layar sendiri, memang benar kualitas layar bisa dibilang biasa aja. Kalau buka google.com pasti agak kekuningan. Yang pasti dengan resolusi 480 x 800 pixels, (~187 ppi pixel density) memang sudah dipastikan kurang untuk 5 inch, tapi overall saya gak kecewa, karena fitur utama yang saya mau adalah layar yang besar dan bisa dual sim.

Sim management di Samsung Galaxy Grand Duos GT-I9082 ini kurang enak untuk di setting, tidak seperti dual sim di handphone MTK yang gampang untuk di setting. Salah pencet sedikit malah sim satu lagi yang kepakai datanya sampai pulsa habis. Untuk setting soal sim management kayaknya saya harus ulik lagi, nih. Soal battery, kapasitasnya adalah 2100 MaH seharian browsing, main game beberapa menit, jaringan terus on di 2G dan hanya sehari sekali charge ini handphone.

(REVIEW) Samsung Galaxy Grand Duos GT-I9082

  Minggu lalu saya pergi ke pusat gadget di daerah Dago, Bandung. Kesana sih intinya memang mau ganti handphone, mau yang dual SIM, layar besar, spek lumayan dan merk gak abal-abal. Jujur saja udah males urusan dengan merk aneh-aneh, baca review after sales nya mengecewakan, meski device nya bagus. Akhirnya ditawarin sama sales Samsung Galaxy Grand Duos GT-I9082, harganya saat itu 3,99 juta.

  Berbekal browsing dari GSMarena dan Kaskus akhirnya beli produk ini. Buka segel dan cek kelengkapan yang isinya ada Adaptor charger, kabel data, earphone, manual book, kartu garansi. Tanpa bonus case blablabla kaya hp lokal.  Setelah cek semua kelengkapan, IMEI, garansi akhirnya pulang dengan handphone baru. Hahaha
Image

Image
  Kesan pertama sama ini handphone : Gede, lebar, bongsor, dan plastik. Ya khas Samsung pasti. Design standart, sama kaya hp keluaran lainnya. Dirumah akhirnya test ini handphone, hasil kamera oke banget menurut saya, zero shutter lag. Speaker kencang dan jernih. RAM udah cukup mampuni untuk Jelly Bean karena 1GB, berbagai fitus khas Samsung seperti S-Voice, S-memo, motion yang seru dan pasti TouchWiz UI nya. Untuk yang demen foto-foto tanpa harus menunggu, browsing, dan primary numbernya gak bisa pakai paket data karena mahal, Samsung Galaxy Grand Duos ini cocok.
Image

Image
  Untuk game sendiri, saya bukan gamers sejati. Yang saya coba hanya Temple Run OZ, Where’s My Water, dan Airport City, dan itu no lag sama sekali. Untuk layar sendiri, memang benar kualitas layar bisa dibilang biasa aja. Kalau buka google.com pasti agak kekuningan. Yang pasti dengan resolusi 480 x 800 pixels, (~187 ppi pixel density) memang sudah dipastikan kurang untuk 5 inch, tapi overall saya gak kecewa, karena fitur utama yang saya mau adalah layar yang besar dan bisa dual sim.

  Sim management di Samsung Galaxy Grand Duos GT-I9082 ini kurang enak untuk di setting, tidak seperti dual sim di handphone MTK yang gampang untuk di setting. Salah pencet sedikit malah sim satu lagi yang kepakai datanya sampai pulsa habis. Untuk setting soal sim management kayaknya saya harus ulik lagi, nih. Soal battery, kapasitasnya adalah 2100 MaH seharian browsing, main game beberapa menit, jaringan terus on di 2G dan hanya sehari sekali charge ini handphone.
Image

Hasil foto :

Image

Image

Image

 

 

(REVIEW) Tune Hotels Legian Bali

Tahun 2012 kemarin saya mendapatkan tiket pesawat murah dan rasanya kurang afdol kalo gak sekalian dapet harga kamar hotel promo juga, hehehe. Akhrinya merujuklah ke Tune Hotel  dan yak, cuma dapet harga 120.000 per malam. Perfect lah liburan saya dapet tiket murah dan hotel pun murah. Oya, book kamar bisa juga di 02129392111, ya.

Yang paling suka, lokasi Tune Hotel ini strategis banget, saat itu saya dapat di Double Six, Legian. Yang menarik dari konsep hotel ini adalah “limited service” , artinya you only pay for what you use, so yang saya dapat jatohnya harga sangat murah. Pertama, saya saat itu gak perlu AC, kipas angin cukup dan free of charge, toh balik ke hotel juga pas malem numpang tidur aja, gak usah bayar lagi buat AC karena emang gak terpakai oleh saya.

Soal kebersihan, Tune Hotel udah gak diragukan lagi. Berdasarkan review dari orang emang hotel ini dikenal bersih, dan memang terbukti. Free of charge juga untuk house keeping, dan mulai bisa dibersihkan dihari kedua. Yang jelas, setelah seharian jalan-jalan dan akhirnya balik ke hotel dengan suasana yang bersih itu menyenangkan. Selain desain kamar minimalis dan bikin betah adalah kasurnya King Koil, pengalaman tidur di hotel murah biasanya dapet kasur gak jelas tapi ini dapet yang bikin nyaman, yaiyalah King Koil. :’))

Oya, ngomongin hotel pasti yang jadi hal paling penting adalah kamar mandi. Saya jamin kamar mandi disini bersih, plus shower pula. Di dalam kamar ada meja lipat, cukuplah buat ngecharge gadget sama laptop, hehehe. Didalamnya gak ada lemari, cukup kok buat naro tas atau koper, tapi kalo gantungan sih ada. Dan yang gak kalah penting adalah ada brangkas pribadi buat nyimpen barang berharga pas kita gak di kamar, btw kebanyakan hotel murah gak nyediain, ya paling naro barang di kamar doang.

Yang pasti, dengan budget rendah saat ini kita bisa liburan. Selain naik maskapai murah sekarang juga bisa dapet hotel nyaman dan murah kaya di Tune Hotel, apalagi booking dari jauh-jauh hari, hehe. Konsep tune yang “limited service” selain kita hanya bayar keperluan berdasarkan kebutuhan ini juga cenderung untuk mengurangi pencemaran lingkungan, kita gak perlu nyalain AC kalo gak penting, hair dryer, televisi gak usah juga kalo kita gak pake, toh harganya jadi lebih murah.

(REVIEW) Tune Hotels Legian Bali

Gambar

Tahun 2012 kemarin saya mendapatkan tiket pesawat murah dan rasanya kurang afdol kalo gak sekalian dapet harga kamar hotel promo juga, hehehe. Akhrinya merujuklah ke Tune Hotel  dan yak, cuma dapet harga 120.000 per malam. Perfect lah liburan saya dapet tiket murah dan hotel pun murah. Oya, book kamar bisa juga di 02129392111, ya.

Yang paling suka, lokasi Tune Hotel ini strategis banget, saat itu saya dapat di Double Six, Legian. Yang menarik dari konsep hotel ini adalah “limited service” , artinya you only pay for what you use, so yang saya dapat jatohnya harga sangat murah. Pertama, saya saat itu gak perlu AC, kipas angin cukup dan free of charge, toh balik ke hotel juga pas malem numpang tidur aja, gak usah bayar lagi buat AC karena emang gak terpakai oleh saya.

Soal kebersihan, Tune Hotel udah gak diragukan lagi. Berdasarkan review dari orang emang hotel ini dikenal bersih, dan memang terbukti. Free of charge juga untuk house keeping, dan mulai bisa dibersihkan dihari kedua. Yang jelas, setelah seharian jalan-jalan dan akhirnya balik ke hotel dengan suasana yang bersih itu menyenangkan. Selain desain kamar minimalis dan bikin betah adalah kasurnya King Koil, pengalaman tidur di hotel murah biasanya dapet kasur gak jelas tapi ini dapet yang bikin nyaman, yaiyalah King Koil. :’))

Gambar

Oya, ngomongin hotel pasti yang jadi hal paling penting adalah kamar mandi. Saya jamin kamar mandi disini bersih, plus shower pula. Di dalam kamar ada meja lipat, cukuplah buat ngecharge gadget sama laptop, hehehe. Didalamnya gak ada lemari, cukup kok buat naro tas atau koper, tapi kalo gantungan sih ada. Dan yang gak kalah penting adalah ada brangkas pribadi buat nyimpen barang berharga pas kita gak di kamar, btw kebanyakan hotel murah gak nyediain, ya paling naro barang di kamar doang.

Gambar

Yang pasti, dengan budget rendah saat ini kita bisa liburan. Selain naik maskapai murah sekarang juga bisa dapet hotel nyaman dan murah kaya di Tune Hotel, apalagi booking dari jauh-jauh hari, hehe. Konsep tune yang “limited service” selain kita hanya bayar keperluan berdasarkan kebutuhan ini juga cenderung untuk mengurangi pencemaran lingkungan, kita gak perlu nyalain AC kalo gak penting, hair dryer, televisi gak usah juga kalo kita gak pake, toh harganya jadi lebih murah.